Families are the compass that guide us. They are the inspiration
to reach great heights, and our comfort when
we occasionally falter. - Brad
Henry
“Aku cinta kamu
sayang....” mungkin kata – kata tersebut tidak asing di telinga kita bukan?
Banyak orang yang dengan mudah menyebutkan kalimat itu dengan ditambah sedikit
sentuhan gombal yang manis, membuat
mereka yang mendengarkan pasti hatinya akan luluh lantah bak terkena tsunami.
Padahal makna cinta sebenarnya tak semudah dengan apa yang diucapkan. Cinta pun
tidak mempunyai definisi yang kongrit, karena
setiap orang pasti mempunyai definisi yang berbeda – beda tentang cinta. Disini aku akan memberikan sedikit sudut pandang yang
berbeda tentang cinta, terutama cinta terhadap keluarga.
Bersyukurlah
sedalam – sedalamnya kita masih diberi keluarga yang lengkap, harmonis dan
mencintai kita
Bagaimana rasanya jika
gebetan yang kita suka sejak lama dan ternyata dia juga suka sama kita? Pasti
seneng banget kan? Rasanya seperti dapat mukjizat dari Tuhan, bahagianya sampai
tujuh hari tujuh malam. Aku yakin pasti hampir setiap orang pernah merasakan
kejadian seperti itu yaitu jatuh cinta. Tapi apakah kita pernah merasakan
bahagia mendapatkan keluarga yang lengkap? Masih ada Ayah, Ibu, Adik atau
Kakak. Jarang orang yang menyadari bahwa keluarga adalah hal yang penting
sekali dalam hidup kita. Mereka yang mendidik kita dari kecil, yang mengajari
kita dari awal kelahiran, yang membentuk karakter kita hingga sekarang, yang
selalu mensupport kita dikala
terpuruk, yang selalu mengingatkan kita jika sedang melakukan kesalahan, yang
menjadi tempat keluh kesah yang menyenangkan. Apakah kita pernah merasakan
betapa bahagianya punya keluraga yang masih peduli dengan kita? Mari kita
renungkan bersama – sama. Jika kita belum menyadari hal tersebut, belum
terlambat jika kita masih mau bersyukur terhadap Tuhan telah apa yang telah Dia
berikan terhadap kita terutama keluarga yang mencintai kita.
